PENGARUH BRAND AWARENESS DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PARFUM POISON MAYS
Industi parfum lokal saat ini mengalami pertumbuhan yang sangat pesat seiring dengan meningkatnya perhatian masyarakat terhadap penampilan dan identitas diri. Fenomena ini memcicu persaingan ketat yang menuntut pelaku usaha untuk membangun kekuatan merek guna memengaruhi perilaku konsumen, salah satunya pada merek parfum Poison Mays yang sedang berkembang namun masih menghadapi kendala fluktuasi penjualan yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Brand Awareness dan Brand Image terhadap keputusan pembelian parfum Poison Mays secara parsial maupun simultan, serta mengidentifikasi variabel nama yang memiliki pengaruh paling dominan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain kausal asosiatif. Populasi dalam penelitian ini mencakup seluruh konsumen yang melakukan transaksi dalam periode November 2025 hinggan Januari 2026 yang berjumlah 162 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan metode purposive sampling yang menghasilkan sampel minimal sebanyak 62 responden berdasarkan perhitungan rumus slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur berskala Likert 5 poin secara daring kepada responden di wilayah jabodetabek. Data yang diperoleh kemudia diolah dan dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda, uji kualitas instrumen (uji validitasdan reliabilitas), serta uji asumsi klasik dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial, Brand Awarenes tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Thitung sebesar -0,125 dan nilai signifikansi sebesar 0,901 (p>0,05). Sebaliknya, Brand Image terbukti berpengaruh positif dan signifikan secara parsial dengan nilai Thitung sebesar 18,612 dan nilai signifikansi p < 0,001 (p<0,05). Secara simultan, Brand Awareness dan Brand Image perpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai Fhitung mencapai 360,430 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05). Hasil analisis koefisien determinasi menunjukan nilai adjusted R Square sebesar 0,922, yang mengindikasikan bahwa variasi keputusan pembelian konsumen mampu dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Variabel yang memiliki konstribusi paling dominan dalam mendorong keputusan pembelian adalah Brand Image, sehingga peningkatan dan penguatan citra merek yang positif menjadi rekomendasi strategis utama bagi Poison Mays guna menjaga stabilitas pasar.
Kata kunci: Brand Awareness, Brand Image, Keputusan Pembelian, Parfum Poison Mays
- Cover_Arcellia Helgaviana_61201022009120 (1).pdf
- BAB 1_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
- BAB II_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
- BAB III_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
- BAB IV_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
- BAB V_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
- Daftar Pustaka_Arcellia Helgaviana_61201022009120.pdf
Harus menjadi member dan login terlebih dahulu untuk bisa download.