ANALISIS PERAN INTERNAL AUDIT DALAM MENDETEKSI POTENSI KECURANGAN BIAYA OPERASIONAL DISTRIBUSI DI PT SK

Afganis Azzahra Putri
62201022002195
2026
ANALISIS PERAN INTERNAL AUDIT DALAM MENDETEKSI POTENSI KECURANGAN BIAYA OPERASIONAL DISTRIBUSI DI PT SK
Depok-GICI Business School-2026
Skripsi

Biaya operasional distribusi, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan tol elektronik (e-toll), termasuk komponen biaya yang signifikan dalam aktivitas perusahaan manufaktur. Namun, karakteristik transaksi yang rutin, melibatkan aktivitas lapangan, sulitnya pengawasan langsung menjadikan area ini rawan terhadap kecurangan (fraud). Tiga permasalahan utama di PT SK, tingginya kompleksitas nilai biaya operasional distribusi yang berpotensi menimbulkan risiko kecurangan, potensi belum optimalnya peran internal audit dalam mendeteksi kecurangan, serta sistem pengendalian internal yang belum sepenuhnya menjamin pencegahan kecurangan. Fenomena ini menjadi latar belakang pentingnya penelitian mengenai peran audit internal dalam mendeteksi potensi kecurangan biaya operasional distribusi di perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian internal atas biaya operasional distribusi, peran internal audit dalam mendeteksi potensi kecurangan, dan merumuskan upaya peningkatan peran audit internal di PT SK. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan lima informan yang dipilih secara purposive sampling, yaitu Kepala Unit Internal Audit, Staf Auditor Internal, Manajer Operasional, Staf Keuangan, dan Kenek. Melakukan observasi langsung dan studi dokumentasi untuk memperkuat data. Hasil menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal cukup efektif dalam mendeteksi ketidakse-suaian klaim dengan data jarak tempuh baku, namun masih lemah dalam verifikasi bukti kemacetan karena ketiadaan GPS. Peran internal audit cukup baik, tetapi belum optimal untuk mendeteksi potensi manipulasi foto macet akibat keterbatasan program audit berbasis risiko, kompetensi auditor, dan independensi struktural. Potensi kecurangan ditemukan, tetapi kecil, dengan modus pemanfaatan kemacetan untuk klaim berlebih. Disimpulkan bahwa diperlukan pemasangan GPS, peningkatan kompetensi auditor melalui sertifikasi CFE, penguatan independensi, serta penyusunan program audit berbasis risiko.

Kata kunci: Audit internal, kecurangan biaya operasional, sistem pengendalian internal, fraud triangle, studi kasus kualitatif

  • COVER_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • BAB I_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • BAB II_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • BAB III_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • BAB IV_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • BAB V_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
  • DAFPUS_AFGANIS AZZAHRA_62201022002195.pdf
S1 Akuntansi
5