Analisis Studi Kelayakan Bisnis Rahayu Fashion

Yayu Rahayu
61201022009591
2026
Analisis Studi Kelayakan Bisnis Rahayu Fashion
Depok-GICI Business School-2026
Jurnal

ABSTRAK Salah satu subsektor yang terus berkembang adalah bisnis fashion, yang mencakup penjualan busana siap pakai dan jasa pembuatan busana kustom. Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap penampilan serta kesadaran terhadap kualitas dan desain busana yang sesuai kebutuhan menjadikan bisnis ini memiliki peluang yang menjanjikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha Rahayu Fashion di Bogor ditinjau dari aspek hukum, pasar dan pemasaran, teknis dan produksi, sumber daya manusia, serta aspek finansial. Penelitian menggunakan metode eksploratif dengan pendekatan kualitatif-kuantitatif. Aspek nonfinansial dianalisis secara kualitatif, sedangkan aspek finansial dianalisis secara kuantitatif menggunakan Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Profitability Index (PI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rahayu Fashion dinyatakan layak dijalankan dari seluruh aspek. Dari aspek finansial diperoleh NPV sebesar Rp569.893.694 (positif), IRR sebesar 40,8%, PI sebesar 2,26, serta Payback Period selama 1 tahun 5 bulan 24 hari. Sebagai langkah pengembangan, ditetapkan target peningkatan pendapatan sebesar 10% setiap tahun pada tahun ke-2 dan ke-3 untuk menjamin keberlangsungan usaha dalam jangka panjang. Kata kunci: studi kelayakan usaha, UMKM, busana, pemasaran, keuangan ABSTRACT One of the sub-sectors that continues to grow is the fashion business, which includes ready-to-wear clothing sales and custom clothing services. Increased demand for appearance and public awareness of quality and fashion designs that meet consumer needs make this business a promising opportunity. This study aims to assess the feasibility of Rahayu Fashion in Bogor from legal, market and marketing, technical and production, human resources, and financial aspects. This research uses an exploratory method with a qualitative-quantitative approach. Non-financial aspects are analyzed qualitatively, while financial aspects are analyzed quantitatively using Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), and Profitability Index (PI). The results show that Rahayu Fashion is feasible to operate from all aspects. Financial analysis resulted in an NPV of Rp569,893,694 (positive), an IRR of 40.8%, a PI of 2.26, and a Payback Period of 1 year 5 months 24 days. As a development step, a revenue growth target of 10% per year is set for the second and third years to support long-term business sustainability. Keywords: business feasibility study, MSMEs, fashion, marketing, finance

Kata kunci: studi kelayakan usaha, UMKM, busana, pemasaran, keuangan

S1 Manajemen
4