PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEPUNG PREMIX MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI PT. GLUTEN FREE INDONESIA

Septian Akbar
2412008380
2026
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU TEPUNG PREMIX MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI PT. GLUTEN FREE INDONESIA
Depok-GICI Business School-2026
Skripsi

Penelitian ini melatar belakangi pentingnya pengelolaan persediaan bahan baku dalam kelancaran proses produksi pada industri pangan bebas gluten. Selama ini, PT. Gluten Free Indonesia masih menerapkan sistem pengendalian konvensional berdasarkan perkiraan semata, sehingga menyebabkan pemesanan bahan baku—khususnya tepung kentang dan tepung singkong (mocaf)—dilakukan terlalu sering dalam jumlah kecil. Hal tersebut memicu tingginya akumulasi biaya pemesanan (ordering cost) dan ketidakoptimalan persediaan di gudang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi pengelolaan stok serta menentukan jumlah pemesanan, frekuensi, safety stock, dan titik pemesanan kembali (reorder point) yang optimal guna mencapai efisiensi biaya persediaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data primer dan sekunder berupa catatan pembelian dan biaya operasional persediaan periode tahun 2025. Objek analisis mencakup tiga jenis bahan baku utama, yaitu tepung beras, tepung kentang, dan tepung singkong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Economic Order Quantity (EOQ) terbukti jauh lebih efisien dibandingkan kebijakan konvensional perusahaan. Sebelum penerapan metode EOQ, total biaya persediaan (Total Inventory Cost/TIC) perusahaan adalah sebesar Rp3.564.314. Setelah menerapkan perhitungan EOQ, total biaya persediaan menurun secara nyata menjadi Rp2.354.304, yang berarti perusahaan berhasil melakukan penghematan sebesar Rp1.210.010 atau setara dengan 33,95%. Secara rinci, penghematan terjadi pada tepung beras sebesar 10,37%, tepung kentang sebesar 30,94%, dan tepung singkong sebesar 58,56%. Selain menekan biaya, metode EOQ juga memitigasi risiko henti produksi melalui kejelasan parameter cadangan pengaman (safety stock) dan batas pemesanan ulang (reorder point).

Kata kunci: Pengendalian Persediaan Bahan Baku, Tepung Premix, Economic Order Quantity (EOQ)

S1 Manajemen
3