ANALISIS PERAN PROCUREMENT DALAM MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL PERUSAHAAN PT. DENKO WAHANA INDUSTRIES

Noval Rahayu
61201022009224
2026
ANALISIS PERAN PROCUREMENT DALAM MENINGKATKAN KINERJA OPERASIONAL PERUSAHAAN PT. DENKO WAHANA INDUSTRIES
Depok-GICI Business School-2026
Skripsi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Procurement dalam mendukung kinerja operasional PT. Denko Wahana Industries, mengevaluasi kondisi proses pengadaan material berdasarkan pencapaian Purchase Order (PO), realisasi produksi, reject material, dan down time, mengidentifikasi kendala yang memengaruhi kelancaran operasional, serta merumuskan usulan perbaikan untuk mengoptimalkan fungsi Procurement. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari database internal PT. Denko Wahana Industries periode 2021–2025, meliputi data Purchase Order, Actual Production, down time, dan data operasional setiap departemen. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif, analisis perbandingan PO dan Actual Production, analisis tren operasional, analisis Pareto, dan analisis Fishbone (Ishikawa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Procurement memiliki peran strategis dalam menjamin ketersediaan material sehingga mendukung kelancaran proses produksi. Namun, pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal, yang ditunjukkan oleh masih adanya kesenjangan antara Purchase Order dan Actual Production. Departemen Stamping menjadi penyumbang gap terbesar, yaitu sebesar 93,74%, dengan tingkat pencapaian produksi hanya 5,27%. Selain itu, down time operasional menunjukkan tren penurunan dari 67,04% pada tahun 2021 menjadi 37,39% pada tahun 2025, meskipun masih dipengaruhi oleh keterlambatan pengiriman material, kualitas material yang belum konsisten, ketidakpastian lead time, serta koordinasi antarbagian yang belum optimal. Berdasarkan hasil analisis Pareto dan Fishbone, usulan perbaikan meliputi peningkatan evaluasi supplier, optimalisasi lead time, penerapan safety stock untuk material kritis, pengembangan sistem informasi terintegrasi, penguatan koordinasi lintas departemen, dan peningkatan pengendalian kualitas material. Implementasi usulan tersebut diharapkan dapat meningkatkan efektivitas fungsi Procurement, mengurangi down time, memperkecil gap produksi, serta meningkatkan kinerja operasional PT. Denko Wahana Industries.

Kata kunci: Procurement, Kinerja Operasional, Purchase Order, Actual Production, Pareto, Fishbone, Down Time.

S1 Manajemen
0