Material Planning and Inventory Control in the Nutrition Service Unit at Ummi Hospital Bogor
Manajemen inventaris adalah komponen penting dari manajemen rantai pasokan yang melibatkan perencanaan, pengendalian, dan pengawasan tingkat persediaan untuk memastikan ketersediaan bahan sekaligus meminimalkan biaya. Manajemen inventaris yang tepat memastikan bahwa persediaan makanan penting selalu tersedia, memungkinkan rumah sakit menyediakan pilihan makanan yang konsisten dan bervariasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Manajemen inventaris yang efektif juga memastikan bahwa tidak ada gangguan dalam layanan makanan karena kehabisan stok dan menghindari masalah modal dan penyimpanan yang terkait dengan kelebihan stok. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada rumah sakit dalam hal perencanaan dan pengendalian bahan untuk tahun anggaran 2024 sehingga rumah sakit dapat meningkatkan dari segi pengelolaan persediaan. Model Kuantitas Pesanan Ekonomi digunakan untuk menentukan jumlah pesanan optimal yang akan dilakukan untuk mempertahankan persediaan pada tingkat tertentu sambil mengoptimalkan biaya persediaan. Hasil penelitian menunjukkan, jumlah pemesanan daging ayam yang optimal adalah 41 kg, daging sapi 21 kg, dan beras 112 kg, dan biaya persediaan yang dikeluarkan karena stok adalah Rp. 170.000, Rp. 268.000 dan 191.400, berturut-turut.
Kata kunci: EOQ; Manajemen Inventaris; Perencanaan Material;